PASURUAN, Narasisatu.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Purwosari. Sebuah motor Honda CRF bernopol N-5245-ECI milik Herlana Sandi Saputra (24) raib digondol maling saat diparkir di rumah kos di Jalan Kembangsore, Kelurahan Purwosari, Kamis (9/4/2026) pukul 01.09 WIB.

Kejadian ini langsung memicu keresahan warga. Lingkungan yang selama ini dikenal memiliki banyak pengawasan CCTV ternyata belum mampu membendung aksi para pelaku yang bertindak nekat dan terorganisir.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat dua pria dengan cepat mengeksekusi aksi pencurian. Satu pelaku menarik bagian depan motor, sementara rekannya mendorong dari belakang. Aksi berlangsung singkat dan terstruktur, menunjukkan pelaku bukan pemain baru.

Baca Juga  Gertak dengan Nama AKBP, Pelaksana Proyek KMP Pasuruan Pangkas Standar Demi Untung

Informasi dari warga menyebut, jumlah pelaku diduga lebih dari dua orang. Salah satu di antaranya bahkan diduga membawa senjata tajam jenis pedang, yang semakin menambah kekhawatiran masyarakat akan potensi aksi kekerasan.

Dodik, warga setempat, menegaskan bahwa kejadian ini bukan yang pertama. Ia menyebut kawasan kos-kosan di Kembangsore sudah berulang kali menjadi sasaran pencurian.

“Warga sangat resah. Di titik ini saja sudah dua kali kejadian, belum yang di sekitar sini. Ini jelas bukan hal sepele,” tegasnya.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Kluwut, Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Ia telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwosari dengan membawa dokumen kelengkapan kendaraan.

Baca Juga  Banjir Melanda 4 Kecamatan Pasuruan, Polres Turunkan Tim Siaga; Kini Tersisa Genangan di Winongan dan Beji

Kapolsek Purwosari, Iptu Santy Wijaya, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya menyatakan telah melakukan langkah awal penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan rekaman CCTV.

“Laporan sudah kami terima. Anggota telah ke TKP dan mengamankan bukti rekaman. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman terhadap pelaku,” ujarnya.

Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap identitas dan jaringan pelaku. Warga berharap aparat segera bertindak tegas, mengingat aksi pencurian disertai dugaan penggunaan senjata tajam ini dinilai semakin berani dan membahayakan. (mal/red)