PASURUAN, Narasisatu.Com – Kekerasan brutal pecah di kawasan Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan. Seorang penjaga villa berinisial P (44) menjadi korban penembakan menggunakan airsoft gun oleh penjaga wisma, usai terjadi perselisihan terkait layanan tamu.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/04/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula saat korban menerima tamu di villa dan diminta mencarikan perempuan untuk menemani. Korban kemudian mencari hingga ke wilayah Prigen dan terhubung dengan pihak wisma milik terlapor.
“Awalnya korban dapat tamu, lalu diminta mencarikan perempuan. Korban kemudian mencari di sekitar Prigen hingga mendapatkannya di wisma terlapor,” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya.
Kesepakatan sempat terjadi. Pihak wisma bahkan menjanjikan tanggung jawab jika layanan yang diberikan tidak memuaskan. Namun, situasi berubah drastis keesokan paginya.
Tamu korban mengeluhkan pelayanan yang diberikan. Korban pun mendatangi wisma untuk meminta pertanggungjawaban. Bukannya mendapat solusi, korban justru disambut emosi.
“Korban datang untuk komplain dan meminta ganti rugi karena tamunya tidak puas. Tapi terlapor langsung marah, terjadi cekcok mulut,” jelas saksi.
Cekcok itu berujung brutal. Terlapor diduga mengambil airsoft gun dan tanpa ragu melepaskan tembakan ke arah korban.
Korban diberondong tembakan hingga mengalami luka di bagian leher, dada, bahu, perut, dan pipi.
Tak terima atas aksi kekerasan tersebut, korban melaporkan kejadian ini ke SPKT Mapolres Pasuruan. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Red)




