PASURUAN, Narasisatu.com – Suasana khidmat menyelimuti Musholla Nurul Iman, Kantor Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/5/2026).

Sejak pagi, seluruh aparatur desa berkumpul mengikuti kegiatan spiritual bertajuk “Kamis Pon” yang dirangkai dengan doa bersama dan santunan anak yatim piatu.

Program yang kini memasuki pelaksanaan kedua itu menjadi salah satu langkah Pemerintah Desa Randupitu dalam memperkuat spiritualitas aparatur, sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan bagi masyarakat desa.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kaur Kesra Desa Randupitu. Nuansa religius terasa saat para perangkat desa khusyuk memanjatkan doa bersama demi kelancaran pemerintahan desa dan keselamatan wilayah.

Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad menegaskan, bahwa program “Kamis Pon” lahir dari hasil evaluasi pemerintah desa terhadap berbagai capaian maupun tantangan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca Juga  Semangat Berbagi di Randupitu 250 Takjil Ludes Dibagikan, Balai Desa Jadi Saksi Kebersamaan Ramadhan

Menurutnya, keberhasilan dalam memimpin dan melayani masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan kerja nyata semata, tetapi juga harus dibarengi pendekatan spiritual.

“Sebagai pribadi mukmin, menjalankan pemerintahan desa tidak cukup hanya mengandalkan usaha lahiriah. Harus dibarengi dengan upaya batiniah melalui doa dan ikhtiar spiritual,” ujar Fuad usai kegiatan.

Kepala Desa yang dikenal dekat dengan awak media itu menilai, di tengah derasnya arus globalisasi, aparatur pemerintah tidak hanya dituntut kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan publik, tetapi juga harus memiliki pondasi spiritual yang kuat.

“Program spiritual Kamis Pon ini penting. Di samping inovasi dan pelayanan tetap dijalankan secara maksimal, kita juga tidak boleh lalai menomorsatukan peran Allah SWT sebagai Sang Pencipta dan Pemilik Kehidupan,” tegasnya.

Baca Juga  Tinggal Mudik Tanpa Khawatir, Motor Bisa Dititip Gratis di Polres Pasuruan

Dalam doa bersama tersebut, para aparatur desa turut mendoakan para leluhur dan orang tua mereka, sekaligus memohon agar Desa Randupitu dan wilayah Kecamatan Gempol dijauhkan dari segala bentuk musibah, bencana, maupun marabahaya.

“Kalau tidak sekarang kapan lagi, dan kalau bukan kita siapa lagi,” tambah Fuad.

Tak hanya menjadi agenda spiritual, kegiatan “Kamis Pon” juga diwujudkan dalam aksi sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Desa Randupitu terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah kehidupan sosial masyarakat desa. (Mal/Red)