SURABAYA, Narasisatu.com – Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan pemotongan anggaran kegiatan reses anggota legislatif.

Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, menegaskan bahwa dugaan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius melalui audit menyeluruh dan pemeriksaan oleh pihak berwenang.

“Jika benar terjadi, maka penggunaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Baihaki saat menyampaikan orasi, Rabu (10/06).

Koordinator aksi, Abdul Azis, menambahkan bahwa masyarakat berhak mengetahui penggunaan anggaran reses secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi maupun dugaan penyimpangan.

Baca Juga  Polrestabes Surabaya Amankan Ratusan Liter Miras Ilegal di Lakarsantri

“Kami hanya meminta transparansi dan pertanggungjawaban yang jelas atas penggunaan anggaran yang berasal dari uang rakyat,” kata Azis.

Dalam aksi tersebut, massa AMI meminta adanya keterbukaan terkait penggunaan anggaran reses serta mendorong aparat penegak hukum melakukan penyelidikan apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Perwakilan massa diterima oleh H. Surat, S.Pd., selaku perwakilan DPD PAN Jawa Timur untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

AMI menegaskan, akan terus mengawal perkembangan persoalan tersebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran negara dan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. (ML)